Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik

Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik

Instalasi pengolahan air limbah yang berasal dari sisa pembuangan domestik atau sering juga disebut sebagai sistem pengolahan air limbah merupakan seperangkat peralatan teknis yang dibuat secara terstruktur dan berfungsi untuk mendaur ulang air limbah agar nantinya ketika dibuang air tersebut layak digunakan dan dikonsumsi kembali. Air limbah sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yakni:

  • Black water, merupakan limbah yang berasal dari kamar mandi, closet, atapun kotoran manusia
  • Gray water, merupakan air pembuangan yang berasal dari berbagai aktivitas seperti mencuci beras, mencuci pakaian, mandi, dan masih banyak lagi

Kedua jenis dari limbah tersebut sebelum didaur ulang di tangki pengolahan, terlebih dahulu harus melewati tangki Pre Treatment atau bisa disebut sebagai bak pengendapan awal. Bila air sisa pembuangan terdapat kandungan pasir, maka pasir akan mengendap di bagian dasar ruang Pre Treatment. Sedangkan bila kandungannya berupa minyak, maka minyak yang memiliki berat jenis lebih ringan akan mengambang-ngambang di ruang tersebut.

Setelah melewati proses pengendapan, air yang sudah bebas dari kandungan pasir, lemak, dan sampah akan dialirkan melalui pipa untuk melanjutkan proses selanjutnya, yakni proses Biofilter Anaerob-aerob. Pada bak Biofilter Anaerob sendiri sudah dipasangi sebuah media berbahan biofilter yang sebelumnya telah disetel dengan arah aliran dari bawah ke atas dan sebaliknya.

Efektifitas Instalasi Pengolahan Air Limbah Domestik

Efektifitas dari penyaringan semacam ini akan mendapatkan hasil yang jauh lebih besar. Berhubung sistem biofilter up flow yang dipasang bekerja dengan aliran dari bawah ke atas bisa menghambat kecepatan partikel yang terkandung dalam air limbah. Sementara partikel yang tidak terbawa arus ke atas akan mengendap di bagian dasar ruang Pre Treatment.

Karena cara kerja dari sistem Biofilter anaerob-aerob memang sangatlah sederhana, tanpa menggunakan zat kimia berbahaya ataupun energi yang besar. Sehingga alat ini sangat cocok dipakai untuk mengolah limbah-limbah yang berasal dari rumah tangga, hotel, restoran, dan sebagainya. Sementara limbah gray water yang telah didaur ulang bisa dimanfaatkan untuk menyiram tanaman, mencuci mobil dan berbagai aktivitas rumah tangga lainnya. Bahkan di beberapa negara masuk, limbah gray water juga bisa diolah menjadi air minum yang layak konsumsi.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *